Welcome to my blog, semoga informasinya bisa bermanfaat ...
Thank's for visit guys...

Rabu, 18 September 2019

UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK ETANOL DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava L) TERHADAP PERTUMBUHAN Escherichia coli


BAB I

PENDAULUAN



A.    Latar Belakang Masalah

Indonesia termasuk sebagai negara tropis yang banyak ditumbuhi berbagai macam tumbuhan yang telah digunakan sebagai bahan obat-obatan. Ramuan tanaman obat yang kemudian dikenal dengan sebutan obat herbal itu telah terbukti khasiatnya dalam mengobati berbagai penyakit. Meluasnya kecenderungan atau trend hidup kembali kealam (back to nature) semakin menambah keingintahuan masyarakat tentang khasiat tanaman obat. Salah satu tanaman yang banyak digunakan yaitu tanaman jambu biji yang dalam hal ini digunakan bagian daunnya.

Jambu biji (Psidium Guajava Linn) telah lama dimanfaatkan sebagai tanaman obat untuk mengobati penyakit seperti diare, disentri, demam berdarah, peradangan stomatitis, jantung dan diabetes. Daunnya terkenal untuk mengatasi diare dan disentri (Pramono. 2002).

Tanaman jambu biji merupakan tanaman dari familia Myrtaceae. Hal yang dapat mempengaruhi kandungan senyawa dalam tanaman adalah tempat tumbuh tanaman yang dipengaruhi oleh jenis tanah, curah hujan, iklim, intensitas sinar matahari, ketinggian dan lingkungan disekitar tempat tumbuhnya serta umur tanaman (Indriani. 2006).

Escherichia coli merupakan salah satu bakteri yang dapat menyebabkan diare. Selain itu bakteri ini juga dapat menginfeksi saluran kemih dan kantung empedu. Infeksi bakteri E.coli terjadi akibat air atau makanan yang terkontaminasi. Untuk mengatasi hal tersebut salah satunya dapat digunakan tanaman daun jambu biji yang digunakan sebagai antibakteri ( Paramitha, et al. 2010).

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh John, salah satu bahan aktif yang terkandung dalam daun jambu biji yang memiliki peranan paling efektif sebagai antidiare adalah flavonoid quercetin, alkaloid, tanin dan minyak atsiri, sehingga perlu dilakukan identifikasi untuk mengetahui profil standar senyawa tersebut (John. 2008).





B.     Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang diatas penyusun merumuskan masalah sebagai berikut:

1.      Apakah tanaman jambu biji mengandung senyawa flavonoid, minyak atsiri, tanin dan alkaloid ?

2.      Bagaimana efektvitas senyawa flavonoid sebagai antibakteri terhadap Escherichia coli ?



C.    Tujuan Penelitian

Sejalan dengan rumusan masalah diatas, proposal penelitian ini disusun dengan tujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan :

1.      Kandungan senyawa flavonoid, minyak atsiri, tanin dan alkaloid dalam tanaman jambu biji.

2.      Mengetahui efektivitas flavonoid, minyak atsiri, tanin dan alkaloid sebagai antibakteri pada Escherichia coli.



D.    Manfaat Penelitian

Proposal penelitian ini disusun dengan harapan memberikan manfaat baik secara teoritis maupun secara praktis.

Secara teoritis proposal penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat sebagai pengembangan konsep pengujian kandungan flavonoid, minyak atsiri, tanin dan alkaloid dalam tanaman daun jambu biji dan efektivitasnya terhadap bakteri Escherichia coli.

Secara praktis proposal penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat dalam membantu perkembangan pengobatan tradisional terutama untuk penyakit yang disebabkan oleh Escherichia coli dan proses penyembuhannya membutuhkan aktivitas dari senyawa flavonoid, minyak atsiri dan alkaloid dari tumbuhan jambu biji.



E.     Waktu dan Tempat Penelitian

Penelitian dilakukan di Laboratorium pada bulan April 2019.


F.     Hipotesis

Ekstrak daun jambu biji memiliki kandungan kimia berupa minyak atsiri, flavonoid, tanin dan alkaloid yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar