Welcome to my blog, semoga informasinya bisa bermanfaat ...
Thank's for visit guys...

Rabu, 18 September 2019

ASAM URAT


A.    Tujuan
Mengetahui kadar asam urat dalam darah

B.     Dasar Teori
Asam urat adalah hasil metabolisme purin dalam tubuh. Zat asam urat ini biasanya akan dikeluarkan oleh ginjal melalui urine dalam kondisi normal. Namun dalam kondisi tertentu, ginjal tidak mampu mengeluarkan zat asam urat secara seimbang, sehingga terjadi kelebihan dalam darah. Kelebihan zat asam urat ini akhirnya menumpuk dan tertimbun pada persendian-persendian dan tempat lainnya termasuk di ginjal itu sendiri dalam bentuk kristal-kristal (Anonim, 2011).
Asam urat terutama disintesis dalam hati yang dikatalisis oleh enzim xantin oksidase. Asam urat diangkut ke ginjal oleh darah untuk filtrasi, direabsorbsi sebagian, dan diekskresi sebagian sebelum akhirnya diekskresikan melalui urin. Peningkatan kadar asam urat dalam urin dan serum bergantung pada fungsi ginjal, kecepatan metabolisme purin, dan asupandiet makanan yang mengandung purin (Hamdani, 2012).
Keadaan normal, setiap orang memiliki asam urat  di dalam tubuhnya, tapi jumlahnya sedikit. Dalam beberapa keadaan, misalnya konsumsi makanan yang mengandung purin tinggi, atau karena ginjal kurang mampu mengeluarkannya dalam tubuh, maka kadar asam urat dalam darah akan meningkat. Kadar asam urat dalam darah adalah : 
1.      Laki – laki 3,4-8,5 mg/dl
2.      Perempuan 2,8-7,3 mg/dl
3.      Anak-anak 2,0-5,5 mg/dl (Antika, 2011).

Peningkatan kadar asam urat dalam darah disebut juga hiperurisema. Keadaan ini dapat menyebabkan penumpukan kristal asam urat disendi dan menimbulkan peradangan di daerah tersebut. Jenis gangguan seperti ini disebut artritis gout. Bahan makanan yang sebaiknya dihinadrai oarang denagn kadar asam urat tinggi adalah :
1.      Makanan berkadar purin tinggi, adalah jerohan ( hati, ginjal, otak, jantung), udang, remis kerang, ekstrak daging ( abon, dendeng), alkohol serta makanan kaleng
2.      Makanan berkadar purin sedang seperti ikan, daging sapi, kerang-kerangan, kacang-kacangan kering, kembang kol, bayam, asparagus, buncis, jamur, daun pepaya, kangkung ( Cahyono, 2012).

Selain mengurangi konsumsi makanan yang banyak mengandung purin dan  rajin minum air putih (Anonim, 2010)

C.    Alat dan Bahan
·         Alat cek asam urat
·         Needle
·         Strip asam urat
·         Alkohol swab
·         Sampel darah


D.    Prosedur Kerja
a.       Bersihkan ujung jari dengan alkohol swab
b.      Ambil sampel darah
c.       Oleskan pada strip asam urat
d.      Tunggu hasil keluar pada alat

E.     Pembahasan
Dalam praktikum kali ini dilakukan pengujian kadar asam urat pada sukarelawan melalui pembuluh darah kapiler dengan alat cek asam urat portabel. Asam urat mengacu pada senyawa asam yang berbentuk kristal, yang merupakan hasil pemecahan senyawa purin. Senyawa purin sendiri berasal dari sel tubuh yang mati dn dari beberapa jenis makanan yang dikonsumsi manusia. Pemeriksaan kadar asam urat sangat penting dilakukan untuk penegakan diagnosa suatu penyakit sehingga terapi dapat dilakukan dengan tepat.
Metode yang digunakan untuk pemeriksaan kadar asam urat ada 3, yaitu metode kimia, enzimatik, dan kolorimetri. Masing-masing metode memiliki kekurangan dan kelebihan. Metode kimia dinilai memiliki presisi yang baik, lebih akurat dibandingkan dengan metode yang lain, lebih sensitive, tetapi harganya mahal. Metode enzimatik memiliki kelebihan lebih spesifik, tetapi dibutuhkan pengondisian yang tidak mudah. Sedangkan metode kolorimetri merupakan metode yang mudah dilakukan dan harganya pun jauh lebih murah sehingga lebih sering digunakan untuk percobaan.
Dari hasil pengukuran, diperoleh kadar asam urat yaitu 5,0 md/dL Berhubung pengambilan darah dilakukan terhadap seseorang berjenis kelamin perempuan, maka kadar batas norml asam urat yaitu 2,5-6,2 mg/dL. Didasarkan pada kadar batas normal tersebut, dapat diketahui bahwa sukarelawan memiliki kadar asam urat dalam tubuh yang normal. Kadar batas normal pada wanita lebih rendah dibandingkan dengan kadar batas normal pada pria, ini disebabkan perempuan memiliki hormon estrogen dan progesterone dalam jumlah lebih banyak dari pria yang dapat berfungsi sebagai penghambat produksi asam urat dalam tubuh.
Asam urat merupakan hasil metabolisme purin dalam tubuh. Penyebab penyakit gout adalah peningkatan kadar asam urat dalam darah yang berlebih. Secara normal, asam urat dikeluarkan oleh ginjal berupa urin, namun dalam kondisi tertentu ginjal tidak dapat berfungsi dengan baik, oleh karena itu zat asam urat tertimbun dalam tubuh terutama pada persendian jari-jari kaki karena dipengaruhi oleh gaya gravitasi sehingga asam urat lebih banyak tertimbun di persendian kaki.

F.     Kesimpulan
1.      Kadar asam urat yang diperoleh dari hasil percobaan yaitu sebesar 5,0 md/dL
2.      Didasarkan pada batas normal kadar asam urat pada wanita, kadar asam urat yang didapat adalah normal

G.    Daftar pustaka

Misnadiarly. 2009. Rematik, Asam Urat, dan Arthritis Gout. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Rohman, Abdul dan Gandjar, Ibnu Gholib. 2007. Kimia Farmasi Analisis. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Syamsu hidayat dan Wim de Jong. 2004. Buku Ajar Ilmu Bedah Edisi 2. Jakarta: EGC

Tidak ada komentar:

Posting Komentar